Kamis, 27 Februari 2020

Bab 1 Pendahuluan Belajar dan Pembelajaran


Bab 1 Pendahuluan
Belajar adalah suatu proses dan aktivitas yang selalu dilakukan dan dialami manusia sejak manusia di dalam kandungan, buaian, tumbuh berkembang dari anak-anak, remaja, sehingga menjadi dewasa, sampai ke liang lahat, sesuai dengan prinsip pembelajaran sepanjang hayat.
Istilah pembelajaran sering diidentikan dengan pengajaran terlihat dalam redaksi Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19  tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan pasal 20 (tentang Standar Proses) dinyatakan: “Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran materi ajar, metode pengajaran, sumber belajar dan penilaian hasil belajar.”
A.    Belajar dan Pembelajaran (Learn and Learning)
Belajar adalah suatu aktivitas atau suatu proses untuk memperoleh pengetahuan, meningkatkan keterampilan, memperbaiki perilaku, dan pengokohan kepribadian. Dalam konteks menjadi tahu atau proses memperoleh pengetahuan, menurut pemahaman sains konvensional, kontak manusia dengan alam diistilahkan dengan pengalaman (experience). Pengalaman yang terjadi berulang kali melahirkan pengetahuan (knowledge) atau a body of knowledge.
Berkaitan dengan pengaruh pengalaman terhadap belajar banyak sekali definisi para panganut empirisme tentang belajar gage (1984) mendefinisikan belajar adalah suatu proses dimana suatu organisme berubah perilakunya sebagai akibat dari pengalaman.
Belajar dapat terjadi dimana saja dan kapan saja, tidak harus dalam kondisi formal di dalam kelas, tetapi dapat secara informal, nonformal, siswa dapat belajar dari alam atau dari peristiwa sosial sehari-hari. 
B.     Pengajaran (Teaching)
Pengajaran dilaksanakan dalam suatu aktivitas yang kita kenal dengan istilah mengajar. Pengajaran amat dekat dengan pengertian pedagogi. Pedagogi adalah seni atau ilmu untuk menjadi guru. Istilah ini seringkali mengacu kepada strategi pengajaran atau gaya mengajar. Istilah pedagogi berasal dari bahasa latin paidagogeo, paid artinya anak, dan ago artinya memimpin, jadi secara harfiah artinya memimpin anak. 
Mengajar adalah sebuah tindakan seseorang yang mencoba untuk membantu orang lain mencapai kemajuan dalam berbagai aspek seoptimal mungkin sesuai dengan potensinya (Moore, 2001:5, dalam Rosyada, 2004: 91). 
C.    Pendekatan, Metode, Teknik, dan Strategi Pembelajaran
Pendekatan pembelajaran merupakan suatu himpunan asumsi yang saling berhubungan dan terkait dengan sifat pembelajaran. Suatu pendekatan bersifat aksiomatik dan menggambarkan sifat-sifat dan ciri khas suatu pokok bahasan yang diajarkan. Contoh pendekatan pembelajaran adalah: pendekatan lingkungan, pendekatan ekspositori dan pendekatan heuristik, pendekatan kontekstual, pendekatan konsep, pendekatan keterampilan proses, pendekatan deduktif, pendekatan induktif, pendekatan sains lingkungan teknologi masyarakat, STM ( science, technology and, society, STS), pendekatan kompetensi, pendekatan holistik dan lainnya.
Metode pembelajaran adalah seluruh perencanaan dan prosedur langkah-langkah kegiatan pembelajaran termasuk pilihan cara penilaian yang akan dilaksanakan.
Strategi pembelajaran adalah rangkaian kegiatan dalam proses pembelajaran yang terkait dengan pengelolaan siswa, pengelolaan lingkungan belajar, pengelolaan sumber belajar dan penilaian (asesmen) agar pembelajaran lebih aktif dan efisien sesuai dengan tujuan pembelajaran yang ditetapkan. Strategi pada hakikatnya terkait dengan perencanaan atau kebijakan yang dirancang didalam mengelola pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang diinginkan.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar